Tugas PJJ Bahasa Indonesia ke - 2 9A
Ringkasan Materi
A.
IMBUHAN dalam Bahasa Indonesia
Imbuhan adalah bunyi atau bentuk linguistik yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru, yang dapat mengubah makna maupun kelas kata.
Jenis-Jenis Imbuhan dalam Bahasa Indonesia:
1. Prefiks (Awalan): Diletakkan di awal kata dasar (contoh: me-, ber-, di-, ter-, ke-, se-, pe-, per-).
2. Sufiks (Akhiran): Diletakkan di akhir kata dasar (contoh: -kan, -i, -an, -nya, -wan/-wati, -man).
3. Infiks (Sisipan): Disisipkan di tengah kata dasar (jarang digunakan, contoh: -el-, -em-, -er-, -in-).
4. Konfiks (Imbuhan Gabungan): Terdiri dari awalan dan akhiran sekaligus (contoh: ke-...-an, pe-...-an, ber-...-an, me-...-kan).
5. Simulfiks: Mengubah bentuk kata dasar secara fonologis (umumnya ragam lisan nonbaku, contoh: kopi → ngopi).
6. Imbuhan Serapan: Berasal dari bahasa asing (Sansekerta, Arab, Belanda, Inggris, contoh: maha-, pra-, -isme, -isasi, -wi).
Fungsi Imbuhan
- fungsi utama imbuhan meliputi:
- Membentuk kata baru.
- Mengubah makna kata.
- Mengubah kelas kata (contoh: ajar (verba) menjadi pelajaran (nomina)).
- Memperjelas fungsi gramatikal.
B.
Macam-macam Kata Keterangan dalam Bahasa Indonesia
•Jenis-Jenis Kata Keterangan Utama:
1. Waktu (Temporal): Menyatakan kapan peristiwa terjadi (misal: kemarin).
2. Tempat (Lokatif): Menunjukkan lokasi (misal: di sini).
3. Cara: Menjelaskan bagaimana tindakan dilakukan (misal: dengan hati-hati).
4. Derajat/Intensitas: Menunjukkan tingkat atau jumlah (misal: sangat, sekali).
5. Frekuensi: Menyatakan seberapa sering (misal: selalu).
6. Alat: Menunjukkan alat yang digunakan (misal: dengan pulpen).
7. Kesertaan: Menunjukkan adanya pihak lain yang ikut serta (misal: bersama teman).
8. Sebab (Kausal): Menyatakan alasan atau penyebab (misal: karena hujan).
9. Akibat: Menyatakan hasil atau konsekuensi (misal: hingga larut).
10. Tujuan (Final): Menunjukkan maksud atau tujuan (misal: untuk belajar).
•Jenis Lainnya (Lebih Spesifik):
1. Perlawanan (Kosesif): Menyatakan pertentangan (misal: meskipun lelah).
2. Perbandingan: Membandingkan (misal: seperti).
3. Modalitas: Menunjukkan sikap pembicara (misal: mungkin).
4. Aspek: Berkaitan dengan aspek waktu (misal: mulai).
5. Sudut Pandang: Menunjukkan sudut pandang (misal: menurut).
Komentar
Posting Komentar